Dulu ibu dan ayah adalah yang sempurna. Sempurna karena ibu cantik dan ayah tampan. Sempurna karena ibu adalah istri bagi ayah dan ayah adalah suami bagi ibu. Sempurna karena ibu selalu menunggu ayah pulang sepagi apapun. Asalkan. pulang, ayah adalah Raja bagi Ibu.
Tapi itu dulu. Sebelum ada seorang perempuan yang membuat ayah tidak pulang. Perempuan yang membuat ayah memiliki sebuah alamat baru. Alamat yang bukan tempat ibu dan aku tinggal.
Walaupun begitu, ibu tetap menunggu. Walau tahu bahwa ayah tidak akan pulang untuk membawa makanan kesukaan ibu dan aku. Walau tahu bahwa ayah tidak akan pulang untuk memberikan kecupan dan pelukan buat ibu. Walau tahu ayah akan pulang ke alamat barunya dan melupakan makanan dan kecupan untuk ibu.
Ibu selalu setia menunggu ayah..
Ibu selalau setia menunggu ayah sampai suatu ketika ia tidak bisa bangun dari kasur. Perempuan di alamat baru tidak mau menggantikan baju ayah yang bau karena tidak bisa bangun dari kasur. Perempuan di alamat baru hanya mengeluh karena ayah terlalu tua dan tidak muda seperti dulu. Sampai akhirnya perempuan di alamat baru menghadap ibu dan berlutut. Ibu tersenyum..
